Sewaktu masih kanak-kanak, Nesya dan Vino adalah teman sepermainan. Saat
mereka bermain petak umpet dan Nesya bersembunyi, Vino malah pulang dan
tidak muncul-muncul lagi. Sendirian dan ketakutan, Nesya terus
bersembunyi, hingga akhirnya ia ditemukan oleh Mike.
Sepuluh tahun kemudian, Vino dan Nesya bertemu kembali. Vino tetap ingat
pada Nesya, tapi Nesya tidak mengenali Vino. Ya, dua bulan sebelumnya
Nesya mengalami kecelakaan bersama Mike, kekasihnya. Mike meninggal
dunia, dan Nesya amnesia.
Vino jatuh cinta pada Nesya dan ingin membantu Nesya mengingat masa
lalunya. Tapi setelah Vino tahu bahwa Nesya pacar almarhum Mike,
sahabatnya sendiri, Vino malah ingin menutupinya. Vino ingin Nesya hanya
mencintainya, tanpa mengingat kenangannya pada Mike.
Dulu, saat Vino meninggalkan Nesya, Mike-lah yang menemukannya. Dan
kini, saat Mike meninggalkan Nesya, akankah Vino yang menjadi belahan
jiwa Nesya?
Download Novel: A Ahoulder To Cry On
“Aku tak pernah menyesal mencintaimu, yang kusesalkan hanyalah kamu terluka karenanya.”
Damar tahu sejak awal apa yang dilaluinya salah. Berjuang untuk hidup
bersama adiknya setelah kedua orangtua mereka bercerai membuat Damar
terpaksa menentukan pilihan yang salah dalam hidupnya. Pilihan yang baru
terasa benar-benar salah setelah ia bertemu dengan Imelda, seseorang
yang seharusnya tidak pernah ia cintai karena ia merasa tidak pernah
layak merasakan cinta.
Andai rasa cinta bisa dengan mudah diredam dan dihentikan, tentu Damar
akan memilih hidup tanpa perasaan itu. Sayang itu tidak semudah yang
dibayangkannya, di tengah perjuangannya untuk melindungi adiknya, Danu,
dan seorang gadis malang bernama Anka, yang belakangan mulai
disayanginya. Damar harus tetap menyisakan sedikit ruang dalam hatinya
untuk merasakan sakit, saat cinta perlahan-lahan menyadarkannya bahwa ia
tidak pantas menerima dan memberikan cinta.
Di saat cinta tidak dapat tergapai dengan sempurna, di saat harapan seketika sirna, mungkinkah penyesalan masih tetap berguna?
